ppcindo

BidVertiser

AdClickMedia

BidVertiser

Ppc indo

MALWARE

Kamis, 12 Februari 2009

APA ITU MALWARE?


virus-ch-772792
Di dalam dunia komputer tidak hanya virus yang menjadi pengganggu kita dalam melakukan rutinitas dengan komputer, banyak tipe dan jenis malware yang kadang membuat kita pusing kelimpungan.

Contoh sebuah percakapan ringan mengenai virus :


***

A : Duh komputerku kena virus, nih!

B : Kena virus bagaimana maksudnya?

A : Itu lho, kadang komputerku sering restart sendiri, untung sebelum mati, masih ada countdown, jadi masih sempat nge-save pekerjaan dulu. Coba kalau langsung restart begitu aja. Capek juga kita.

B : Bukan kena virus tuh, itu worm. Kalau tidak salah namanya Blaster.

A : Lho memangnya beda antara worm dan virus?

***


Kurang lebih orang-orang awam akan seperti itu (orang A), mendeskripsikan hampir setiap program yang membuat komputer bertindak diluar kehendak pemiliknya adalah virus. Sebenarnya program yang sengaja dibuat untuk merusak komputer tanpa sepengetahuan pemiliknya adalah disebut Malware (maliciuos software), dan virus hanyalah salah satu dari sekian banyak jenisnya.

Malicious software atau program yang tidak diinginkan ini banyak variannya, diantaranya masih ada worm, trojan, wabbit, spyware, dialer, backdoor, dsb.

Penemuan malware sebenarnya sudah sejak dulu dan bukanlah sesuatu yang baru dalam dunia komputer. Sejarah mencatat, pada tahun 1940-an, seorang matematikawan asal Hongaria, John von Neumann, sudah mampu menciptakan sebuah program yang dapat bekerja sendiri. Kemudian di beberapa tahun kemudian, yaitu pada tahun 1959, Lionel Penrose, seorang matematikawan asal Inggris juga berhasil mempresentasikan sebuah metode penggandaan diri otomatis dalam artikelnya yang berjudul Self-Reproducing Machines. Model ini mampu mengaktifkan diri, menggandakan diri, memutasi diri, hingga kemampuan menyerang. Tak lama kemudian, Frederick G. Stahl berhasil membuat model ini di mesin IBM 650.


Istilah virus sendiri mulai berkembang sekitar tahun 1983, yang ketika itu kemampuannya masih mengandalkan user atau pengguna komputer, tingkatan bahayanya pun tidak terlalu tinggi, paling-paling hanya sampai tahap menampilkan pesan-pesan yang memang tetap membuat orang merasa terganggu. Virus yang pertama kali berhasil menyebar ke komputer-komputer lain adalah bernama Elk Cloner yang menyerang komputer-komputer Apple II pada tahun 1982 dengan media penyebaran disket.

Semakin berkembangnya teknologi, semakin berkembang pesat pula pertumbuhan penyerangnya. Generasi kedua, dimulai sekitar tahun 1990, virus mulai mampu menyerang jaringan. Serangannya dimulai melalui e-mail, macro, Denial of Service (DoS), dan hacking yang masih terbatas (terhitung masih lambat penyebarannya).

Sementara itu, ancaman di generasi ketiga sekarang ini, dikarenakan koneksi internet yang semakin baik serta canggih, maka banyak pula malware jenis baru bermunculan. Tidak hanya mengganggu dan merusak sistem, bahkan mampu mencuri data berupa username dan password email. Bahkan bisa sampai penjebolan rekening dan pengurasan kartu kredit yang merupakan tindakan pencurian yang berakibat kerugian besar. Kecepatan pertumbuhan malware ini sendiri terhitung cepat, karena serangannya bisa terhitung dalam hitungan tiap menit.

Sementara di generasi berikutnya diprediksi akan bertambah mengkhawatirkan, karena yang akan diserang adalah infrastruktur, serangan yang berkecepatan kilat, dan berakibat lebih fatal. Sehingga kehati-hatian kita sebagai pengguna komputer juga harus lebih ditingkatkan, dari level awam menjadi level awas .


Semoga Bermanfaat.

Think more Clever, think ASTUTE!

(source: PC+ and other magazines)

0 comments:

mybloglog

About This Blog

adclickmedia banner

About This Blog

Kontera

  © Free Blogger Templates Nightingale by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP