ppcindo

BidVertiser

AdClickMedia

BidVertiser

Ppc indo

Magnity

Minggu, 25 Januari 2009

Ugh! Kenyataan yang sulit ya ternyata?

Bikin strip seperti ini juga cukup menghabiskan banyak waktu dan tenaga.

Kurang lebih satu minggu baru bisa selesai. Kelamaan ga, sih?

Btw daripada itu, mending langsung bahas about komik ini aja. Tema komik ni ringan, menceritakan keseharian yang hampir mirip dengan keseharian anak-anak Magnity aslinya namun dibumbui sedikit fantasi (maksudnya?).

Agak menghayal jauh dari kenyataan.

Kalian ga suka?

Duh, gawat! Udah bikin capek-capek masih ga dilihat juga?

Penulis kudu nyiapin tali nih pulangnya, mungkin harus mengakhiri hidup di tiang jemuran.

Yazudah, tidak usah di lihat komiknya seperti apa. Daripada ntar nyesel mending jangan lihat sekalian.

Percaya deh, jangan dilihat.

Dibilang jangan Dilihat.

Tuh, malah maksa.

Ugh, pelan-pelan dong, mas. Sakit nih kena sikut.

Yazudah, baca deh halaman pertama dulu...

Karakter utama :

Hieru : polos, makan banyak, banyak makan, jaket warna merah

Stu : kacamata, pake backpak, tukang makan, makan tukang

Noe : pemain basket, don juan, rakus, sulit dipercaya

Rikki : pake baju bola, bola juga dipakein baju, bajunya bola semua.

Read more...

ASTUTE OVERVIEW

Astute! sebenarnya adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa inggris (tanpa tanda seru tentunya) yang artinya : cerdik, namun bisa juga berarti licik dalam artian yang negatif. Kata yang ringan, tidak terlalu istimewa juga mungkin untuk Anda. Namun kata ini menjadi sebuah kata yang besar maknanya bagi penulis, ketika ternyata kata ini telah akrab di telinga dan di lidah penulis sejak Sekolah Menengah Pertama (atau mungkin ketika masih Sekolah Dasar). Entah karena pengaruh emosi apa, tanpa disadari penulis telah menjadikan kata ini sebagai Trademark, domain serta self-tagline dirinya yang juga menjadikan inspirasi kecil baginya selama ini.

Astute: Licik atau Cerdik.

Tergantung bagaimana kita mengimplementasikan 'arti' kata mana yang akan dipilih. Menjadi pribadi yang 'licik' memanfaatkan keadaan, atau yang 'cerdik' memaksimalkan keadaan. Menjadi seseorang yang 'licik' untuk mencapai sesuatu atau yang 'cerdik' belajar dari kegagalan untuk memulai keberhasilan. Itu tergantung pada sisi mana kita mengartikan kata tersebut.

Kadang kita berpikir seandainya kita dilahirkan dalam keadaan jenius dan pintar, semua mungkin serba ideal nantinya. Hidup dan semua hal yang kita lakukan dalam hidup juga akan terasa mudah dan sesuai harapan kita. Namun jauh dari itu, ternyata kerja keras dan kegagalanlah yang membuat kita masih mampu berdiri seperti saat ini. Bukanlah selalu kriteria intelegensia yang dijadikan faktor mutlak untuk mengukur keberhasilan hidup seseorang. Semuanya terkumpul menjadi satu : intelegensia, kekuatan, keberuntungan, tindakan, solusi, kepercayadirian, motivasi, dukungan, harapan serta keyakinan dan do'a.

Kata Astute mampu memainkan perannya dengan baik dalam hidup penulis, menjadikannya spirit dan motivator yang tak henti-hentinya berkobar mendukung penulis, serta menjadi heal dan potion ketika penulis jatuh terjerembab dalam kegagalan.

Kekuatan kata.
Itulah yang ingin saya sampaikan di awal ini.

Selamat datang di situs Astute. Think more Clever, Think Astute!

Salam hangat.

Read more...

GAYA GAMBAR (Style)

Senin, 19 Januari 2009

GAYA GAMBAR (Style)

GAYA GAMBAR (Style)

(author : astute)

Siapakah mangaka favorit Anda?

Manga apa yang menginspirasi gaya gambar Anda?

Jika pertanyaan ini diajukan untuk mangaka newbie seperti saya, mungkin akan menjawab lebih dari satu nama manga artist (mangaka) atau beberapa karya manga/anime yang berbeda. Misalkan jika saya pun harus menjawab pertanyaan tersebut, saya akan menjawab satu persatu dari awal perkenalan saya dengan gambar coretan tangan tidak karuan hingga kemudian berlanjut pada perkenalan dengan manga itu sendiri.

Awalnya penulis menjadi gemar menggambar karena saat itu sedang gencar-gencarnya ditayangkan banyak anime, sentai dan kamen rider di stasiun-stasiun TV lokal. Terinspirasi oleh manga terkenal karya Masami Kurumada, Saint Seiya, yang pada akhirnya menjadikan awal malang melintangnya (ini terlalu berlebihan) karier penulis menuju mangaka yang sebenarnya (sekarang masih jadi-jadian, atau lebih tepatnya ngaku-ngaku).

Gaya gambar Masami yang menakjubkan pada waktu itu, paling banyak menginspirasi anak-anak seusia penulis yang juga beramai-ramai berlomba ingin menjadi Masami Kurumada versi gadungan. Hingga saat ini pun, penulis masih setia menjadikan gaya gambar senpai Masami dalam gaya gambar sehari-hari, walaupun (harus) disertai evolusi/condong/influens/pengaruh yang berbeda-beda setiap tahun, atau bahkan setiap melihat manga/anime baru yang dirasa cocok untuk dijadikan style ‘cabutan’, sambil berusaha menemukan gaya gambar yang paling konsisten dan tidak pernah akan berubah-ubah lagi di kemudian hari (padahal pada kenyataannya, mangaka profesional Jepang saja bisa mengalami evolusi gambar berkali-kali lebih banyak daripada kita yang masih newbie dan hijau ini. Dalam hal ini akan terjadi 2 kemungkinan yang bertolak belakang, gayanya menjadi semakin baik atau malah menjadi lebih buruk sehingga dinilai tidak konsisten).

Tahun-tahun berikutnya, setelah penulis semakin beranjak dewasa (berlebihan lagi sepertinya), semakin banyak pula manga yang meng-influence diri penulis, hingga seperti biasa, akhirnya hanya bisa menjadi gadungan dari manga artist yang sedang tren saat itu. Dan kala itu, ada manga/anime yang cukup bagus, Flame of Recca (yang entah siapa pengarangnya) yang merubah style/gaya gambar penulis menjadi seperti Recca, Fukko, Domon, Koganae, dkk, (walaupun tetap dalam konsep atau lingkup style fantasy yang condong ke arah serius).

Lanjut ke tahun-tahun selanjutnya penulis diinspirasi lagi oleh salah satu manga populer karya Rumiko Takahashi, Inuyasha. Di manga/anime ini penulis terinspirasi oleh salah satu karakter semi-antagonisnya, yaitu Sesshomaru, kakak kandung Inuyasha. Di komiknya, penggambaran sosok Sesshomaru-sama (sama=panggilan hormat) tidak terlalu terlihat menonjol, baru setelah dibuat animenya, sosok manusia siluman ini terlihat begitu elegan dan flamboyan, menarik perhatian penulis untuk menciptakan karakter serupa dengan karakter tersebut (bukan lagi meniru secara persis sosok tersebut).

Berikutnya masing-masing manga dibawah ini sempat menjadi tambatan sesaat coretan tangan penulis, Slamdunk (artist/mangaka: Takehiko Inoue), Hunter X Hunter (mangaka: entahlah?), Detective Conan (Aoyama Gosho), Bleach (Tite Kubo), Deathnote (Tsugumi Ohba dan Takeshi Obata, kalau tidak salah), hingga kemudian yang paling gencar dan heboh, serta diputar bersaing di beberapa stasiun TV kita, Naruto (karya Masashi Kishimoto), dengan gaya gambar karakter yang khas, pem-visual-an background yang serba perspektif dan detail gambar tingkat tinggi, menjadikan orang-orang (terutama anak-anak, bahkan anak perempuan!) mulai kembali berlomba-lomba memiripkan gambar mereka dengan karakter kesayangan mereka (Naruto, Sasuke, Gaara, dsb) atau secara tidak langsung sebenarnya mereka sedang mencoba memiripkan diri dengan sang mangaka.

Namun belakangan, kembali penulis menemukan style yang cukup menyita waktu lagi untuk dipelajari, yaitu gaya gambar Eyeshield 21 milik Yuusuke Murata (ide cerita: Richiro Inagaki). Walaupun manga ini sudah cukup lama beredar, namun penulis baru ‘menyadarinya’ beberapa bulan lalu sekitar akhir 2008. Penulis sangat suka melihat ekspresi dan ciri khas masing-masing karakter yang ditampilkan oleh manga ini. Tidak ada detil yang ‘wah’, namun sebaliknya manga ini malah menonjol karena kesederhanaan sekaligus kekayaan karakter yang dibuatnya hingga mengundang tawa dan geli bagi penulis (atau mungkin pembaca lainnya). Bayangkan saja, salah satu karakternya, Komusubi Daikichi bisa dibuat hanya dengan beberapa basic shape (bentuk dasar) saja. Hidung bulat diberi arsir, mata hanya titik, serta alis yang seperti huruf ‘w’ atau spiral. Luarbiasa, namun di sinilah letak keistimewaannya.

Scott McCloud, salah satu komikus Amerika, di bukunya Making Comics mengatakan bahwa komik yang baik adalah yang penggunaan karakternya kaya dan luas. Artinya tidak dengan pola/struktur bentuk wajah yang sama persis untuk setiap karakter berbeda (sehingga kalau hanya diganti rambut saja, sudah bisa membentuk karakter lain, karena bentuk wajahnya semua mirip). Dari sini pula penulis mendapatkan pukulan keras tepat pada wajah (ini berlebihan lagi), karena tepat sebelum penulis membaca buku karangan McCloud tersebut serta manga Eyeshield21, karakter yang penulis buat semuanya mirip satu sama lain! Yang membedakan hanya rambut, detil daerah mata, serta warna mata (itu pun bila diwarnai, jika dibiarkan tidak diwarnai jelas sulit dibedakan dengan detil yang hampir sama untuk hampir semua karakter).


GAYA GAMBAR (Style)

[gambar 1]

Gaya gambar sekarang yang terinspirasi oleh Mangaka Yuusuke Murata dalam Eyeshield21,
(kedua gambar karakter didepan seolah mirip dengan Sena Kobayakawa dan Raimon Tarou)


GAYA GAMBAR (Style)

[gambar 2]

Gambar yang dibuat jauh beberapa tahun yang lalu, sekitar 4-5 tahun yang lalu.
Dua gambar yang dilingkari merah adalah dua karakter paling depan pada [gambar 1],
Sedangkan yang dilingkar biru adalah awal dari penciptaan karakter pada [gambar 1] posisi paling belakang


[gambar 3]

Gambar karakter Putra di project komik GARUDA


[gambar 4]

Gambar karakter Tata di project komik GARUDA


[gambar 5]

Kobayakawa Sena dan Raimon Tarou dari Eyeshield 21


[gambar 6]

Komusubi Daikichi dari Eyeshield 21


GAYA GAMBAR (Style)

Ini hanya sebuah awal, penulis juga hingga saat ini belum pernah menerbitkan satupun dari komik/ novel bergambar/karikatur/komikweb yang bisa dibaca oleh umum. Partisipasi dalam komunitas-komunitas manga (seperti Indomanga atau K-magnity) pun hanya sebatas jadi anggota pasif, tidak terlalu gencar mengeluarkan karya/produk. Namun akhirnya, sampai saat itu tiba, sampai penulis mampu menyiapkan konsep cerita dan proporsi gambar yang baik, sambil berharap suatu saat menemukan style yang pas dengan penulis, penulis akan tetap terus MENGGAMBAR, minimal nantinya orang tetap mengingat dan menilai gaya gambar kita, orang tahu kalau karya ‘itu’ atau karya ‘ini’ adalah karya kita, karena gaya gambar kita tetap atau tidak berubah terlalu signifikan (walaupun tim penilai tersebut paling-paling hanya teman dekat penulis ataupun forum-forum yang sering diikuti, karena cuma mereka yg mau membaca karya-karya aneh milik penulis, hiks).

Akhirnya, Selamat berjuang juga untuk teman-teman sesama mangaka newbie. Tetap semangat dengan segala tantangan yang ada! Spirit!!

Read more...

DRAWING STYLE

DRAWING STYLE

Who is your favorite mangaka?
What kind of manga that inspiring your drawing style?

If both of those question is asked for newbie mangaka like me (or you), maybe you will mention it more than one Manga Artists’ name. Taking example, if me even also have to reply that question, I will mention one by one the name of mangaka’s from first I know about hard streak drawing, till later I continue to acquaintance of manga itself.

Actually at the beginning, I have become like to drawing because in my childhood I was saw many of anime, sentai and kamen rider at local station TV’s. Inspiring by famous masterpiece manga of Masami Kurumada, Saint Seiya, who bring me into acrossing career become true mangaka (I know that now I am still an imitation mangaka after all).

Masami’s Manga style is most amazing than other in that time. Even at my childhood, many of children as old as me inspired by and race to become a fake version of Masami Kurumada.

Till this time also, I still loyal to make Senpai-Masami’s drawing style in my every single drawing, although it must combined or influenced by different style for every each years, or every I saw another manga or anime that I felt suited for becoming my temporary drawing style. At the same time, trying to find my most consistence drawing style and never to fluctuate again later (however, professionals mangaka just like Japan and other, can even experience many of evolutions drawing style, more amount than us which still newbie and inexperienced).

Next years, as long as my progressively adultness, it also more and more manga that influenced me after all, as like as usually, I just can become a fake of manga’s artist which trends at that moment. And that time, there was manga/anime which enough nicely for me, it is Flame of Recca (I do not know about author of it?), that change my drawing style become more like Recca, Fukko, Koganae, Domon, etc. Although, remain in fantasy and more little serious story.

Continue to next years after, again I inspired by one of the most popular masterpiece manga of Rumiko Takahashi, Inuyasha. In this manga/anime, I was inspired by one of the semi-antagonist character, that’s Sesshomaru, Inuyasha’s old brother. In the comics, representation of Sesshomaru-sama (sama = respect exspression) not too seen conspicuous buttonhole, however after became raised to anime, buttonhole of this invisible human being seen so elegant and flamboyant, this condition attended my drawing instinct to create a character with similar characteristics like him.

Next manga after the two above has been become momentary berth of my hand streak, following like : Slamdunk (artist/mangaka : Takehiko Inoue); Hunter X Hunter (mangaka : Yoshihiro Togashi); Detective Conan (Aoyama Gosho); Bleach (Tite Kubo); Death Note (Tsugumi Ohba and Takeshi Obata), till later the most intensively and splashy, and also turned around to compete in some our station TV, Naruto (Masashi Kishimoto’s masterpiece), with drawing style typically character, full perspective angle view and high level detail picture, making people (especially the children) make a fresh start to follow to their respective and desired characters (like as Naruto, Sasuke, Gaara, etc.), or indirectly in fact they are trying to look liked themselves with their respective mangaka.

Later, again I find a style that spend a lot of my time enough to learn for, that is Eyeshield 21 drawing style (original story idea: Richiro Inagaki; art/mangaka: Yuusuke Murata). I very like to see personality and expressions for each characters presented by this manga. There is no many detail which ‘Whew!’, but on the contrary this manga is uppermost oppositely. Selling point of this manga is because that moderation and also the rich of character properties, which invite a big laugh for me (actually maybe for you). Just Conceiving, one of his character, Komusubi Daikichi, his face simply can be made only with a few basic shapes. Just draw an circular hatched nose, eyes only a dots, and the eyebrow is just like ‘W’ letter or spiral made. So simple, but it’s Amazing!

Scott McCloud, one of American Comics artist, in his book Making Comics says that good comic is when the character that in the making are wide and rich. It meaning not to same precisely on every each different character faces. So that if is only change the hair, can make other character because the same form faces by one and other. From here too, I also get a precise Whack at my face! (this is abundant), because just prior I read the McCloud composition book and also Eyeshield 21 manga, characters which I make is all look like same one and other! Differentiating only with their hairs, eyeballs detail and eyeballs colors.



This is only a beginning, till this time too I have never publishing one of comic/novel comic/web comic which can be read by public. Participate in Manga Communities (like Indomanga and K-Magnity) even also only limited to becoming passive member. Not to Intensively release my creation. But finally, there to fore arrive, until I have be able to prepare a concept of story and good image proportion, at the same time I hope in a moment find my consist manga drawing style, I would never stop to DRAW. Minimize later the people remain to remember and assess style of our drawing, let people know masterpiece ‘that’ or masterpiece ‘this’ is our masterpiece.
(although the assessor nothing other than only close friends or the member of forum that I’ve been joined, because just them who will read my own bizarre masterpiece, hiks)

Finally, let struggle and effort together for other mangaka newbie friends!
Enhance your Spirits to across all existing challenge! Spirit!

Read more...

mybloglog

About This Blog

adclickmedia banner

About This Blog

Kontera

  © Free Blogger Templates Nightingale by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP